Wednesday, October 22, 2008

offroad 2 : Wadi Khab As Shamis

Setelah beres berfoto ria, perjalanan kami lanjutkan menyusuri wadi hingga ke vantage point, juga tepat sebelum nanjak sempet berhenti sebentar buat mengganti ke 4WD mode.

Menyusuri wadi sebetulnya emang agak membosankan, karena hanya batuan dan celah sempit yang kita lewati, tapi bila kita nikmati keindahan batuan yang kita lewati, ternyata lumayan menarik.
Unik juga bentuk lapisan dari batuan yang sudah terbentuk ribuan tahun lalu, ada yang berbentuk lapisan kayak kue *dasar gw deh*, ada yang mirip dinding candi.
Kedua celah batuan ini membentuk dinding wadi cukup curam, rasanya unik banget jalan diantara celah2 batuan yang tinggi banget seperti ini dan kadang celah yang ada hanya muat 1 mobil, dan celah sempit ini biasa dinamakan GORGE.

Jalanan meskipun hanya gravel tapi kliatan banget udah sering diperkeras, yang berarti emang dirawat oleh pemerintah Oman.
Kondisi jalanannya jauh lebih bagus dibanding ketika datang kemari Desember tahun lalu.
Kliatannya kalau habis hujan banyak batuan yang sekarang sudah ditata rapih disisi jalan banyak terhanyut hingga berserakan hingga ketengah jalanan.

Selalu dimana mana ada warning, bila hujan menjelang jangan nekat masuk wadi ini, karena bisa diduga kucuran air diantara batuan tanpa sama sekali diserap, akan turun ke celah sempit dengan derasnya, bisa mengakibatkan banjir bandang. Terutama ditempat yang rendah.
Jadi kalau tiba2 hujan kita harus segera mencari jalanan yang agak tinggi dari sisi tempat yang biasanya merupakan aliran sungainya.
Kalau kita perhatikan meskipun saat ini sungainya kering tapi akan jelas nampak bahwa jalanan biasanya terletak disalah satu sisi sungainya, kadang juga melewati/crossing dengan sungainya.
Kadang sungainya terletak disisi kanan, lalu jalanan mulai menurun lalu crossing dengan sungainya hingga letak sungainya disisi kiri, dan begitu seterusnya. Sering banget ternyata ada crossing tsb dan disinilah tempat yang bahaya kita lalui jika hujan deras.
Asal kita tau kapan2 bagusnya lewat wadi ini, ya inshaAllah seh aman2 ajah. Jangan nekat ajah judule kalau tau musim hujan atau juga jangan jalan di malam hari, karena bakalan gelap gulita.

Pada umumnya seh jalanan disini meskipun seperti endless tapi unik juga, terbukti kami papasan ama salah satu mobil yang katanya hampir tiap liburan mereka melewati tempat ini.
Katanya termasuk the best wadi road, yang selalu merupakan pilihan buat para offroader.

Beberapa tempat banyak juga terlihat adanya drum besar buat menyimpan air minum yang disediakan oleh pemerintah setempat, hebat banget.
Dan biasanya disekitar tempat minum disediakan juga pond kecil untuk binatang ikut menikmati air, terutama dimusim kemarau yang panas binatang2 ini sangat membutuhkan air.

Yang selalu ditunggu oleh kami adalah papasan dengan kendaraan yang berlawanan arah , karena dari mereka biasanya selalu ada info menangai apapun yang gak lazim.
Kali ini kami dapet info kalau bordernya tutup. Mungkin juga tutup karena beberapa hal, hari ini jumat udah mendekati waktu sholat, atau liburan lebaran ?
Kayaknya engga deh, masa bordernya kalau lebaran tutup seh, kayaknya ya pada jumatan ajah....
Untung kami gak niat menembus border jadi bukan masalah buat kami, hanya yah gak bisa ngecek juga beneran tutup tuh kenapa ?

Ada beberapa tempat terlihat macam2 juga mulai dari kambing gunung, ada kliatan perkebunan yang kini masih kering kayaknya nunggu hujan, dan ada juga tempat yang emang dihuni oleh beberapa keluarga, terutama emang yang dekat dengan drum air tsb.
Yang unik ditengah jalan kami melihat ada yang buang bathtub, tergeletak begitu saja ditepi jalanan.

Perjalanan tahap 2 ini kami lalui dengan sukses, meski terasa agak lama tapi emang jauh seh...

Slide Shownya bisa dilihat dibawah ini.
*Mostly hanya gambar batuan saja ya *




Sebagian besar foto2 adalah koleksi pribadi ditambah dengan koleksi keluarga Samsudin, Rizal dan Anto.
Terima kasih atas kenangan manis selama kita jalan bersama.


Back to : Off Road ke Wadi Khab As Shamis

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home